Jurnal Cakrawala Maritim https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm <p>Jurnal Cakrawala Maritim JCM (e-ISSN: 2620-7850) adalah Jurnal Nasional Pengabdian pada Masyarakat yang memiliki fokus tentang pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dari semua bidang ilmu serta penerapan teknologi tepat guna. Ruang lingkup tentang kegiatan pengabdian pada masyarakat antara lain meliputi:</p> <ul> <li>Penyuluhan, pelatihan, pendampingan pada komunitas, UMK dan UMKM, start-up, Masyarakat dan bina desa.</li> <li>Pemberdayaan potensi daerah dan Masyarakat</li> <li>Strategi pemasaran UMKM dan technopreneur</li> <li>Keamanan maritim local dan daerah pesisir</li> <li>Implementasi Teknologi Tepat Guna (TTG)</li> <li>Pengembangan seni budaya dan akses sosial</li> <li>Kajian daerah perbatasan dan daerah kurang berkembang</li> <li>Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.</li> </ul> en-US jcm@ppns.ac.id (Dr. Anda Iviana Juniani) publishers@ppns.ac.id (Imaniah Sriwijayasih, S.ST., M.T.) Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.6 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Edukasi P3K di Desa Mojorejo Mojokerto https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm/article/view/78 <p>Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di Desa Mojorejo, Mojokerto, yang menghadapi tantangan pengetahuan terbatas terhadap kesiapsiagaan keadaan darurat. Rendahnya pemahaman warga dalam penanganan kondisi darurat secara cepat dan tepat menjadi permasalahan utama yang mendasari program ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan warga dengan keterampilan dasar P3K agar mampu memberikan respons awal yang efektif sebelum bantuan medis profesional tiba. Pendekatan partisipatif digunakan pada kegiatan pengabdian ini, dimulai dengan survei kondisi masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan P3K dan potensi lokal. Setelah itu, disusun rencana program yang berfokus pada edukasi dan simulasi P3K, mencakup pengenalan prinsip dasar, teknik penanganan cedera ringan (luka terbuka, pingsan, keseleo, perdarahan), serta praktik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Balai RW dengan melibatkan aktif 29 warga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, terbukti dari rata-rata nilai pre-test 82,86 menjadi 90,75 pada post-test. Sebanyak 76% peserta berhasil memenuhi nilai minimal, menunjukkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini juga meliputi pendemonstrasian penggunaan perlengkapan P3K dan penyerahan tas P3K pribadi serta kotak P3K. Implikasi dari kegiatan ini adalah penguatan ketahanan kesehatan masyarakat, pembentukan fondasi jaringan pertolongan pertama berbasis komunitas, serta peningkatan literasi bencana di tingkat desa. Keberlanjutan pelatihan secara berkala dan replikasi model ini di desa-desa sekitar disarankan untuk memperluas dampaknya.</p> Mey Rohma Dhani, Mochamad Yusuf Santoso, Dewi Kurniasih, Indri Santiasih, Lukman Handoko, Lusia Eni Puspandari, Yossa Mahendra Sulistiya, Nila Rizqiyah Hanik Maha Putri Copyright (c) 2026 Jurnal Cakrawala Maritim https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm/article/view/78 Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 +0000 Maintenance Mesin Press untuk Mengoptimalkan Produktivitas Rumput Laut di Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm/article/view/81 <p>Rumput laut menjadi salah satu komoditas andalan bagi petani tambak selain komoditas perikanan. Jenis rumput laut yang dibudidayakan di wilayah Jabon adalah Gracilaria sp., yaitu jenis alga merah yang banyak ditemukan di kawasan tropis. Gracilaria termasuk dalam kelompok alga merah penghasil agar (agarofit). Hasil panen rumput laut dari tambak dalam jangka waktu satu bulan dapat mencapai sekitar 10 ton per bulan, yang dikelola oleh Koperasi Sumber Mulyo 5758. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah tidak adanya perawatan pada mesin press hidrolik untuk rumput laut. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman pembudidaya mengenai tata cara perawatan mesin tersebut secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat atau para pembudidaya. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan para pembudidaya di Dusun Tanjungsari memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam merawat mesin produksi rumput laut, sehingga umur pakai mesin dapat lebih panjang serta proses produksi rumput laut menjadi lebih efektif dan efisien.</p> Haidar Natsir Amrullah, Eriek Wahyu Restu Widodo, Rabbani Budi Santosa, Zaki Wicaksono, Muhammad Haris Ditya Copyright (c) 2026 Jurnal Cakrawala Maritim https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm/article/view/81 Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 +0000 Edukasi dan Simulasi Tanggap Darurat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Pada Siswa Sekolah Usia Dini https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm/article/view/84 <p>Edukasi tanggap darurat menghadapi gempa bumi sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, termasuk pada siswa sekolah usia dini. Tujuan utamanya adalah meminimalisir dampak kerugian dan risiko korban jiwa. Beberapa aspek utama dari edukasi tanggap darurat bencana gempa bumi yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu : 1. Pengenalan Gempa Bumi: Edukasi dimulai dengan pemahaman dasar mengenai gempa bumi, penyebabnya serta potensi dampaknya seperti kerusakan bangunan, tanah longsor, dan tsunami; 2. Protokol Keselamatan: Peserta diajarkan tentang langkah-langkah keselamatan, seperti drop, cover, and hold on (jatuh, berlindung, dan tetap bertahan); 3. Kesiapan Lingkungan: mencakup bagaimana mempersiapkan tempat kerja untuk mengurangi risiko saat gempa terjadi, termasuk memahami jalur evakuasi yang aman. Kegiatan ini diikuti oleh Tenaga Pendidik dan Siswa Sekolah TKIT Safinda. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, para pendidik memahami bahwa perlu disediakan media-media edukasi untuk mitigasi bencana dan mempehatikan kondisi fasilitas bangunan gedung terkait keamanan dan keselamatan dalam menghadapi kegiatan mitigasi bencana, antara lain: kondisi handrail dan anak tangga, rambu keselatan serta lokasi <em>assembly point</em>. Kemudian dari hasil simulasi evakuasi bencana, menghasilkan total waktu evakuasi sebesar 4 menit. Dari hasil tersebutdapat dilakukan simulasi/drill secara rutin agar lebih siap dalam melakukan evakuasi.</p> Mochammad Choirul Rizal, Yesica Novrita Devi, Ristanti Akseptori, Lely Pramesti, Moch. Luqman Ashari Copyright (c) 2026 Jurnal Cakrawala Maritim https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm/article/view/84 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0000 Penerapan Mesin Perajang Otomatis dalam Produksi Kunyit Kering untuk Peningkatan Kemandirian Ekonomi Petani Desa Kalipang https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm/article/view/82 <p>Kunyit (<em>Curcuma longa Linn.</em>) merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kediri dengan potensi ekonomi tinggi, namun pengelolaan pascapanen masih terkendala penggunaan metode manual yang tidak efisien. Proses perajangan tradisional menggunakan <em>osrok</em> menghasilkan irisan tidak seragam, sehingga menurunkan mutu kunyit kering dan daya saing produk di pasar. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil melalui penerapan mesin perajang otomatis serta penguatan kapasitas manajerial petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis teknologi tepat guna, meliputi survei awal, pengadaan dan uji mesin, pelatihan teknis berbasis praktik langsung, pendampingan operasional, serta pelatihan manajerial. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner pre–post test, catatan produksi, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil menunjukkan kapasitas produksi meningkat dari 40 kg/jam dengan metode manual menjadi 80 kg/jam dengan mesin otomatis, dengan mutu rajangan lebih seragam. Skor pemahaman mitra meningkat dari 2,8 menjadi 4,6 (skala 1–5), menandakan peningkatan signifikan dalam keterampilan operasional. Selain itu, mitra mulai menerapkan pencatatan usaha sederhana. Kesimpulan utama dari program ini adalah integrasi teknologi tepat guna dengan pelatihan dan pendampingan terbukti efektif meningkatkan produktivitas, mutu produk, serta kemandirian petani. Kontribusi program terletak pada model integratif yang dapat direplikasi pada komunitas tani lain untuk memperkuat ekosistem pertanian herbal lokal dan mendukung pembangunan berkelanjutan.</p> Dhika Aditya Purnomo, Fipka Bisono, Tri Andi Setiawan, Rizal Indrawan, Dimas Pristovani Riananda, Zaki Wicaksono, Pandu Pradipa Raditya Copyright (c) 2026 Jurnal Cakrawala Maritim https://jcm.ppns.ac.id/index.php/jcm/article/view/82 Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 +0000