Edukasi dan Simulasi Tanggap Darurat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Pada Siswa Sekolah Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.35991/jcm.v9i1.84Keywords:
Edukasi, Gempa Bumi, Siswa Sekolah, Tanggap Darurat, Usia DiniAbstract
Edukasi tanggap darurat menghadapi gempa bumi sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, termasuk pada siswa sekolah usia dini. Tujuan utamanya adalah meminimalisir dampak kerugian dan risiko korban jiwa. Beberapa aspek utama dari edukasi tanggap darurat bencana gempa bumi yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu : 1. Pengenalan Gempa Bumi: Edukasi dimulai dengan pemahaman dasar mengenai gempa bumi, penyebabnya serta potensi dampaknya seperti kerusakan bangunan, tanah longsor, dan tsunami; 2. Protokol Keselamatan: Peserta diajarkan tentang langkah-langkah keselamatan, seperti drop, cover, and hold on (jatuh, berlindung, dan tetap bertahan); 3. Kesiapan Lingkungan: mencakup bagaimana mempersiapkan tempat kerja untuk mengurangi risiko saat gempa terjadi, termasuk memahami jalur evakuasi yang aman. Kegiatan ini diikuti oleh Tenaga Pendidik dan Siswa Sekolah TKIT Safinda. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, para pendidik memahami bahwa perlu disediakan media-media edukasi untuk mitigasi bencana dan mempehatikan kondisi fasilitas bangunan gedung terkait keamanan dan keselamatan dalam menghadapi kegiatan mitigasi bencana, antara lain: kondisi handrail dan anak tangga, rambu keselatan serta lokasi assembly point. Kemudian dari hasil simulasi evakuasi bencana, menghasilkan total waktu evakuasi sebesar 4 menit. Dari hasil tersebutdapat dilakukan simulasi/drill secara rutin agar lebih siap dalam melakukan evakuasi.